THOLIBAT MADROSATUL URWATUL WUSTHA
Jumat, 27 Februari 2015
Jumat, 20 Februari 2015
DO’A UNTUK ORANG YANG SAKIT
DO’A UNTUK ORANG YANG SAKIT
Standar
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ إِشْفِ اَنْتَ الشّافِي لاَشِفَاءَ إِلاَّ شِفَـاءُكَ شِفَاءً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma Rabban naasi adzhibil ba’sa isyfi anta syaafi laa syifaa-a illa syifaa-uka syifaa-an la yughodiru saqomaa yaa syaafiyal amroodl wa yaa archamarroochimiin
Artinya : ”Ya Tuhanku, Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, karena Engkaulah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit lagi, wahai Maha Penyembuh segala penyakit, dan Maha Pengasih Penyayang”.
Artinya : ”Ya Tuhanku, Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, karena Engkaulah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit lagi, wahai Maha Penyembuh segala penyakit, dan Maha Pengasih Penyayang”.
ZAKAT MAL
Pengertian Mâl
Menurut bahasa, kata
“mâl” berarti kecenderungan, atau segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh
manusia untuk dimiliki dan disimpannya. Sedangkan menurut syarat, mâl adalah
segala sesuatu yang dapat dimiliki atau dikuasai dan dapat digunakan
(dimanfaatkan) sebagaimana lazimnya.
Dengan demikian,
sesuatu dapat disebut mâl apabila memenuhi dua syarat berikut:
1. Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dikuasai.
2. Dapat diambil manfaatnya sebagaimana lazimnya.
Contohnya: rumah,
mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dan lain sebagainya.
Sedangkan sesuatu yang tidak dapat dimiliki tetapi manfaatnya dapat diambil,
se-perti udara dan sinar matahari tidaklah disebut mâl.
B. Syarat-syarat Harta yang Wajib Dizakati
a. Kepemilikan sempurna
Harta yang dimiliki
secara sempurna, maksudnya pemilik harta tersebut memungkinkan untuk
mempergunakan dan mengambil manfaatnya secara utuh. Sehingga, harta tersebut
berada di bawah kontrol dan kekuasaannya.
Harta yang didapatkan
melalui proses kepemilikan yang dibenarkan oleh syarat, seperti hasil
usaha perdaganganyang baik dan halal, harta warisan, pemberian negara atau
orang lain wajib dikeluarkan zakatnya apabila sudah memenuhi syarat-syaratnya.
Sedangkan harta yang diperoleh dengan cara yang haram, seperti hasil merampok,
mencuri, dan korupsi tidaklah wajib dikeluarkan zakatnya, bahkan harta tersebut
harus dikembalikan kepada pemiliknya yang sah atau ahli warisnya.
b. Berkembang (produktif atau berpotensi produktif)
Yang dimaksud harta
yang berkembang di sini adalah harta tersebut dapat bertambah atau berkembang
bila dijadikan modal usaha atau mempunyai potensi untuk berkembang, misalnya
hasil pertanian, perdagangan, ternak, emas, perak, dan uang. Pengertian
berkembang menurut istilah yang lebih familiar adalah sifat harta tersebut
dapat memberikan keuntungan atau pendapatan lain.
c. Mencapai nisab
Yang dimaksud dengan
nisab adalah syarat jumlah mi-nimum harta yang dapat dikategorikan sebagai
harta wajib zakat.
d. Melebihi kebutuhan pokok
Kebutuhan pokok adalah
kebutuhan minimal yang diperlukan untuk kelestarian hidup. Artinya, apabila
kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi, yang bersangkutan tidak dapat hidup
dengan baik (layak), seperti belanja sehari-hari, pakaian, rumah, perabot rumah
tangga, kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Singkatnya, kebutuhan pokok
adalah segala sesuatu yang termasuk kebutuhan primer atau kebutuhan hidup
minimum (KHM). Pengertian tersebut bersandar pada pendapat Imam Hanafi.
Syarat ini hanya berlaku bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau di
bawah standar minimum daerah setempat. Tetapi yang lebih utama adalah setiap
harta yang mencapai nisab harus dikeluarkan zakatnya, mengingat selain fungsi
zakat untuk menyucikan harta, juga memiliki nilai pendidikan kepada masyarakat
luas bahwa semua yang ada di tangan kita tidak selalu menjadi milik kita.
Apalagi di zaman sekarang, gaya hidup modern oleh sebagian kalangan dianggap
sebagai kebutuhan pokok. Jika hal ini terus berlangsung, manusia modern tidak
akan pernah menge-luarkan zakat karena hartanya selalu habis
digunakan untuk memenuhi keinginannya, bukan kebutuhannya.
e. Terbebas dari utang
Orang yang mempunyai
utang, jumlah utangnya dapat digunakan untuk mengurangi jumlah harta wajib
zakat yang telah sampai nisab. Jika setelah dikurangi utang harta wajib zakat
menjadi tidak sampai nisab, harta tersebut terbebas dari kewajiban zakat.
Sebab, zakat hanya diwajibkan bagi orang yang memiliki kemampuan, sedang orang
yang mempunyai utang dianggap tidak termasuk orang yang berkecukupan. Ia masih
perlu menyelesaikan utang-utangnya terlebih dahulu. Zakat diwajibkan untuk
menyantuni orang-orang yang berada dalam kesulitan yang sama atau mungkin
kondisinya lebih parah daripada fakir miskin.
f. Kepemilikan satu tahun penuh (haul)
Maksudnya adalah bahwa
masa kepemilikan harta tersebut sudah berlalu selama dua belas bulan Qamariah
(menurut perhitungan tahun Hijriah). Persyaratan satu tahun ini hanya berlaku
bagi ternak, emas, uang, harta benda yang diperdagangkan, dan lain sebagainya.
Sedangkan harta hasil pertanian, buah-buahan, rikâz (barang temuan), dan harta
lain yang dikiaskan (dianalogikan) pada hal-hal tersebut, seperti zakat profesi
tidak disyaratkan harus mencapai satu tahun.
C. Harta yang Wajib Dizakati
1. Binatang ternak, syarat-syaratnya adalah sebagai berikut.
- Peternakan telah berlangsung
selama satu tahun.
- Binatang ternak digembalakan di
tempat-tempat umum dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan alat
produksi (pembajak sawah).
- Mencapai nisab. Nisab untuk
unta adalah 5 (lima) ekor, sapi 30 ekor, kambing atau domba 40 ekor.
- Ketentuan volume zakatnya sudah
ditentukan sesuai karakteristik tertentu dan diambil dari
binatang ternak itu sendiri.
2. Harta Perniagaan, syarat-syaratnya adalah sebagai berikut.
- Muzakki harus menjadi pemilik komoditas
yang diperjualbelikan, baik kepemilikannya itu diperoleh dari
hasil usaha dagang maupun tidak, seperti kepemilikan yang didapat
dari warisan dan hadiah.
- Muzakki berniat untuk
memperdagangkan komoditas tersebut.
- Harta zakat mencapai nisab
setelah dikurangi biaya operasional, kebutuhan primer, dan
membayar utang.
- Kepemilikan telah melewati masa
satu tahun penuh.
3. Harta Perusahaan
Yang dimaksud
perusahaan di sini adalah sebuah usaha yang diorganisir sebagai sebuah kesatuan
resmi yang terpisah dengan kepemilikan dan dibuktikan dengan kepemilikan saham.
Para ulama kontemporer menganalogikan zakat perusahaan dengan zakat perniagaan.
Sebab, bila dilihat dari aspek legal dan ekonomi (entitas) aktivitas sebuah
perusahaan pada umumnya berporos pada kegiatan perniagaan. Dengan demikian,
setiap perusahaan di bidang barang maupun jasa dapat menjadi objek wajib zakat.
4. Hasil Pertanian
Hasil pertanian adalah
hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis, seperti biji bijian,
umbi-umbian, sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman keras, tanaman hias,
rerumputan, dan dedaunan, ditanam dengan menggunakan bibit bebijian di mana
hasilnya dapat dimakan oleh manusia dan hewan.
5.Barang Tambang dan Hasil Laut
Yang dimaksud dengan
barang tambang dan hasil laut adalah segala sesuatu yang merupakan hasil
eksploitasi dari kedalaman tanah dan kedalaman laut. Yang termasuk kategori
harta barang tambang dan hasil laut, yaitu:
- Semua barang tambang hasil
kerja eksploitasi kedalaman tanah pada sebuah negara yang dilakukan oleh
pihak swasta ataupun pemerintah.
- Harta karun yang tersimpan pada
kedalaman tanah yang banyak dipendam oleh orang-orang zaman dahulu,
baik yang berupa uang, emas, perak, maupun logam mulia lainnya yang
dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan orang dan mempunyai
nilai materi yang tinggi.
- Hasil laut seperti mutiara,
karang, dan minyak, ikan, dan hewan laut.
6. Emas dan Perak
Emas dan perak
merupakan logam mulia yang memiliki dua fungsi, selain merupakan tambang elok
sehingga sering dijadikan perhiasan, emas dan perak juga dijadikan mata uang
yang berlaku dari waktu ke waktu. Syariat Islam memandang emas dan perak
sebagai harta yang potensial atau berkembang. Oleh karena itu, leburan logam,
bejana, souvenir, ukiran atau yang lainnya termasuk dalam kategori emas atau
harta wajib zakat.
Termasuk dalam
kategori emas dan perak yang merupakan mata uang yang berlaku pada waktu itu
adalah mata uang yang berlaku saat ini di masing-masing negara. Oleh sebab itu,
segala macam bentuk penyimpanan uang, se-perti tabungan, deposito, cek atau
surat berharga lainnya termasuk dalam kriteria penyimpanan emas dan
perak.Demikian pula pada harta kekayaan lainnya seperti rumah, vila, tanah, dan
kendaraan yang melebihi keperluan menurut syarak atau dibeli dan dibangun dengan
tujuan investasi sehingga sewaktu-waktu dapat diuangkan.
Pada emas dan perak
atau lainnya, jika dipakai dalam bentuk perhiasan yang tidak berlebihan,
barang-barang tersebut tidak dikenai wajib zakat.
7. Properti Produktif
Yang dimaksud adalah
harta properti yang diproduktifkan untuk meraih keuntungan atau peningkatan
nilai material dari properti tersebut. Produktivitas properti diusahakan dengan
cara menyewakannya kepada orang lain atau dengan jalan menjual hasil dari
produktivitasnya.
Syarat-syaratnya
adalah sebagai berikut:
- Properti tidak dikhususkan
sebagai komoditas perniagaan.
- Properti tidak dikhususkan
sebagai pemenuhan kebutuhan primer bagi pemiliknya, seperti
tempat tinggal dan sarana transportasi untuk mencari rezeki.
- Properti yang disewakan atau
dikembangkan bertujuan mendapatkan penghasilan, baik sifatnya
rutin maupun tidak.
- See more at: http://zakat.or.id/bab-ii-zakat-mal-harta/#sthash.3pPKFYGJ.dpuf
A. Harta Peternakan
1.Unta
Nisab unta adalah 5 (lima) ekor. Artinya, bila seseorang telah memiliki 5 ekor unta, maka ia telah berkewajiban mengeluarkan zakatnya. Zakatnya semakin bertambah apabila jumlah unta yang dimilikinya pun bertambah.
1.Unta
Nisab unta adalah 5 (lima) ekor. Artinya, bila seseorang telah memiliki 5 ekor unta, maka ia telah berkewajiban mengeluarkan zakatnya. Zakatnya semakin bertambah apabila jumlah unta yang dimilikinya pun bertambah.
Berdasarkan hadis
Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Anas bin Malik ra, maka
dapat dibuat tabel kadar zakat unta sebagai berikut.
2. Sapi, Kerbau, dan Kuda
Nisab kerbau dan kuda disetarakan dengan nisab sapi, yaitu 30 ekor. Artinya, apabila seseorang telah memiliki 30 ekor sapi (kerbau dan kuda), ia telah terkena kewajiban zakat.
Nisab kerbau dan kuda disetarakan dengan nisab sapi, yaitu 30 ekor. Artinya, apabila seseorang telah memiliki 30 ekor sapi (kerbau dan kuda), ia telah terkena kewajiban zakat.
Berdasarkan hadis Nabi
saw yang diriwayatkan oleh Tirmizi dan Abu Dawud dari Mu’az bin Jabal ra, maka
dapat dibuat tabel kadar zakat sapi, kerbau, dan kuda sebagai berikut.
3. Kambing atau Domba
Nisab kambing atau domba adalah 40 ekor. Artinya, apabila seseorang telah memiliki 40 ekor kambing atau domba, ia telah terkena kewajiban zakat.
Nisab kambing atau domba adalah 40 ekor. Artinya, apabila seseorang telah memiliki 40 ekor kambing atau domba, ia telah terkena kewajiban zakat.
Berdasarkan hadis Nabi
yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Anas bin Malik ra, maka dapat dibuat
tabel kadar zakat kambing atau domba sebagai berikut:
4.Unggas (Ayam, Bebek, Burung) dan Ikan
Nisab pada ternak unggas dan perikanan tidak ditetapkan berdasarkan jumlah (ekor) sebagaimana unta, sapi, dan kambing, tetapi dihitung berdasarkan skala usaha. Ternak unggas dan perikanan adalah setara dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gram emas murni (24 karat).
4.Unggas (Ayam, Bebek, Burung) dan Ikan
Nisab pada ternak unggas dan perikanan tidak ditetapkan berdasarkan jumlah (ekor) sebagaimana unta, sapi, dan kambing, tetapi dihitung berdasarkan skala usaha. Ternak unggas dan perikanan adalah setara dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gram emas murni (24 karat).
Apabila seseorang
beternak ikan, dan pada akhir tahun (tutup buku) ia memiliki kekayaan berupa
modal kerja dan keuntungan lebih besar, kira-kira setara dengan 85 gram emas
murni, ia terkena kewajiban zakat sebesar 2,5%. Dengan demikian, usaha tersebut
digolongan ke dalam zakat perniagaan.
Contoh:
Seorang peternak ayam broiler memelihara 1000 ekor ayam per minggu. Pada akhir tahun (tutup buku) terdapat laporan keuangan sebagai berikut:
1. Stock ayam broiler 5600 ekor (dalam berbagai umur) ditaksir harga sebesar Rp 20.000.000,-
2. Uang kas/bank setelah dikurangi pajak Rp 10.000.000,-
3. Stok pakan & obat-obatan Rp 2.000.000,-
4. Piutang (dapat tertagih) Rp 5.000.000,-
————————————————–
Jumlah Rp 37.000.000,-
5. Utang jatuh tempo Rp (5.000.000)
————————————————–
Saldo Rp 32.000.000,-
Kadar zakat yang harus dibayarkan:
2,5% x 32.000.000 = Rp 800.000
Seorang peternak ayam broiler memelihara 1000 ekor ayam per minggu. Pada akhir tahun (tutup buku) terdapat laporan keuangan sebagai berikut:
1. Stock ayam broiler 5600 ekor (dalam berbagai umur) ditaksir harga sebesar Rp 20.000.000,-
2. Uang kas/bank setelah dikurangi pajak Rp 10.000.000,-
3. Stok pakan & obat-obatan Rp 2.000.000,-
4. Piutang (dapat tertagih) Rp 5.000.000,-
————————————————–
Jumlah Rp 37.000.000,-
5. Utang jatuh tempo Rp (5.000.000)
————————————————–
Saldo Rp 32.000.000,-
Kadar zakat yang harus dibayarkan:
2,5% x 32.000.000 = Rp 800.000
Catatan:
Kandang dan alat-alat peternakan tidak diperhitungkan sebagai harta yang wajib dizakati, karena tidak diperjualbelikan. Nisabnya adalah 85 gram emas murni; jika @ Rp 200.000, 85 gram x Rp 200.000,- = Rp 17.000.000,-.
Kandang dan alat-alat peternakan tidak diperhitungkan sebagai harta yang wajib dizakati, karena tidak diperjualbelikan. Nisabnya adalah 85 gram emas murni; jika @ Rp 200.000, 85 gram x Rp 200.000,- = Rp 17.000.000,-.
B. Harta Perniagaan dan Perusahaan
1.Harta Perniagaan
Harta perniagaan adalah harta yang disiapkan untuk diperjualbelikan, baik dikerjakan oleh individu maupun kelompok atau syirkah (PT, CV, PD, FIRMA). Azas pendekatan zakat perniagaan adalah sebagai berikut:
a. Mayoritas ahli fikih sepakat bahwa nisab zakat harta perniagaan adalah sepadan dengan 85 gram emas atau 200 dirham perak.
b. Ketetapan bahwa nilai aset telah mencapai nisab ditentukan pada akhir masa haul sesuai dengan prin- sipindependensi tahun keuangan sebuah usaha.
c. Zakat ini dihitung berdasarkan asas bebas dari semua kewajiban keuangan.
d. Kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 1/40 dari nilai aset pada akhir tahun atau sama dengan 2,5%.
1.Harta Perniagaan
Harta perniagaan adalah harta yang disiapkan untuk diperjualbelikan, baik dikerjakan oleh individu maupun kelompok atau syirkah (PT, CV, PD, FIRMA). Azas pendekatan zakat perniagaan adalah sebagai berikut:
a. Mayoritas ahli fikih sepakat bahwa nisab zakat harta perniagaan adalah sepadan dengan 85 gram emas atau 200 dirham perak.
b. Ketetapan bahwa nilai aset telah mencapai nisab ditentukan pada akhir masa haul sesuai dengan prin- sipindependensi tahun keuangan sebuah usaha.
c. Zakat ini dihitung berdasarkan asas bebas dari semua kewajiban keuangan.
d. Kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 1/40 dari nilai aset pada akhir tahun atau sama dengan 2,5%.
2. Zakat Perusahaan
Nisab dan kadar zakat perusahaan dianalogikan dengan wajib zakat perniagaan, yaitu 85 gram emas. Adapun kadar zakatnya adalah 2,5% dari aset wajib zakat yang dimiliki perusahaan selama masa satu tahun.
Cara menghitung zakat perniagaan atau perusahaan Kekayaan yang dimiliki badan usaha tidak lepas dari salah satu atau lebih dari tiga bentuk di bawah ini:
a. Kekayaan dalam bentuk barang.
b. Uang tunai/bank.
c. Piutang.
Nisab dan kadar zakat perusahaan dianalogikan dengan wajib zakat perniagaan, yaitu 85 gram emas. Adapun kadar zakatnya adalah 2,5% dari aset wajib zakat yang dimiliki perusahaan selama masa satu tahun.
Cara menghitung zakat perniagaan atau perusahaan Kekayaan yang dimiliki badan usaha tidak lepas dari salah satu atau lebih dari tiga bentuk di bawah ini:
a. Kekayaan dalam bentuk barang.
b. Uang tunai/bank.
c. Piutang.
Maka, yang dimaksud
harta perniagaan yang wajib dizakati adalah ketiga bentuk harta tersebut
dikurangi dengan kewajiban perusahaan, seperti utang yang harus
dibayar (jatuh tempo) dan pajak.
Contoh:
Sebuah perusahaan meubel pada tutup buku per 31 Desember 2010 dalam kondisi keuangan sebagai berikut:
1. Stock meubel 10 set seharga Rp 20.000.000,-
2. Uang tunai/bank Rp 20.000.000,-
3. Piutang Rp 5.000.000,-
————————————————–
Jumlah Rp 45.000.000,-
4. Utang dan pajak Rp (5.000.000)
————————————————–
Saldo Rp 40.000.000,-
Contoh:
Sebuah perusahaan meubel pada tutup buku per 31 Desember 2010 dalam kondisi keuangan sebagai berikut:
1. Stock meubel 10 set seharga Rp 20.000.000,-
2. Uang tunai/bank Rp 20.000.000,-
3. Piutang Rp 5.000.000,-
————————————————–
Jumlah Rp 45.000.000,-
4. Utang dan pajak Rp (5.000.000)
————————————————–
Saldo Rp 40.000.000,-
Besar zakat yang harus
dibayarkan:
2,5% x Rp 40.000.000,- = Rp 1.000.000,-
2,5% x Rp 40.000.000,- = Rp 1.000.000,-
3. Hasil Pertanian
Nisab hasil pertanian adalah 5 wasq atau setara dengan 653 kg.Apabila hasil pertanian tersebut termasuk makanan pokok, seperti beras, jagung, gandum, dan kurma, nisabnya adalah 653 kg dari hasil pertanian tersebut. Tetapi jika hasil pertanian itu selain makanan pokok, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daun, dan bunga, nisabnya disetarakan dengan harga nisab dari makanan pokok yang paling umum di daerah (negeri) tersebut, mi-salnya untuk Indonesia adalah beras.
Nisab hasil pertanian adalah 5 wasq atau setara dengan 653 kg.Apabila hasil pertanian tersebut termasuk makanan pokok, seperti beras, jagung, gandum, dan kurma, nisabnya adalah 653 kg dari hasil pertanian tersebut. Tetapi jika hasil pertanian itu selain makanan pokok, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daun, dan bunga, nisabnya disetarakan dengan harga nisab dari makanan pokok yang paling umum di daerah (negeri) tersebut, mi-salnya untuk Indonesia adalah beras.
Kadar zakat untuk
hasil pertanian, apabila diairi dengan air hujan, sungai, atau mata air adalah
10%, tetapi apabila hasil pertanian diairi dengan disirami atau irigasi
(ada biaya tambahan), zakatnya adalah 5%.
Dari ketentuan ini dapat dipahami bahwa pada tanaman yang disirami (irigasi), zakatnya adalah 5%. Artinya, 5% yang lainnya dialokasikan untuk biaya pengairan. Imam az-Zarkani berpendapat, apabila pengelolaan lahan pertanian diairi dengan air hujan (sungai) dan disirami (irigasi) denganperbandingan 50:50, zakatnya adalah 7,5% (3/4 dari 10%).
Pada sistem pengairan saat ini biaya tidak sekadar air, tetapi ada biaya-biaya lain seperti pupuk, dan insektisida. Untuk mempermudah perhitungan zakatnya, biaya pupuk, insektisida dan sebagainya diambil dari hasil panen, kemudian sisanya (apabila melebihi nisab) dikeluarkan zakatnya 10% atau 5% (tergantung sistem pengairan).
Dari ketentuan ini dapat dipahami bahwa pada tanaman yang disirami (irigasi), zakatnya adalah 5%. Artinya, 5% yang lainnya dialokasikan untuk biaya pengairan. Imam az-Zarkani berpendapat, apabila pengelolaan lahan pertanian diairi dengan air hujan (sungai) dan disirami (irigasi) denganperbandingan 50:50, zakatnya adalah 7,5% (3/4 dari 10%).
Pada sistem pengairan saat ini biaya tidak sekadar air, tetapi ada biaya-biaya lain seperti pupuk, dan insektisida. Untuk mempermudah perhitungan zakatnya, biaya pupuk, insektisida dan sebagainya diambil dari hasil panen, kemudian sisanya (apabila melebihi nisab) dikeluarkan zakatnya 10% atau 5% (tergantung sistem pengairan).
Contoh:
Pada sawah tadah hujan ditanami padi. Dalam pengelolaan dibutuhkan pupuk dan insektisida seharga Rp 200.000,- . Hasil panen 5 ton beras.
Hasil panen (bruto) 5 ton beras = 5.000 kg
Saprotan = Rp 200.000 atau = 200 kg
Netto = 4.800 kg
Besar zakatnya: 10% x 4.800 kg = 480 kg
Pada sawah tadah hujan ditanami padi. Dalam pengelolaan dibutuhkan pupuk dan insektisida seharga Rp 200.000,- . Hasil panen 5 ton beras.
Hasil panen (bruto) 5 ton beras = 5.000 kg
Saprotan = Rp 200.000 atau = 200 kg
Netto = 4.800 kg
Besar zakatnya: 10% x 4.800 kg = 480 kg
4. Emas dan Perak atau Harta Simpanan
Nisab emas dan perak adalah 20 dinar (85 gram emas murni) dan perak adalah 200 dirham (setara 595 gram perak).Artinya, apabila seseorang telah memiliki emas atau perak sebesar 20 dinar atau 200 dirham dan sudah
memilikinya selama setahun, maka ia terkena kewajiban zakat sebesar 2,5%. Demikian juga jenis harta yang merupakan harta simpanan dan dapat dikategorikan dalam emas dan perak, seperti uang tunai, tabungan, cek, saham, surat berharga ataupun bentuk lainnya. Nisab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak. Artinya, jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinyalebih besar atau sama dengan nisab (85 gram emas), ia telah tekena kewajiban zakat sebesar 2,5%.
Nisab emas dan perak adalah 20 dinar (85 gram emas murni) dan perak adalah 200 dirham (setara 595 gram perak).Artinya, apabila seseorang telah memiliki emas atau perak sebesar 20 dinar atau 200 dirham dan sudah
memilikinya selama setahun, maka ia terkena kewajiban zakat sebesar 2,5%. Demikian juga jenis harta yang merupakan harta simpanan dan dapat dikategorikan dalam emas dan perak, seperti uang tunai, tabungan, cek, saham, surat berharga ataupun bentuk lainnya. Nisab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak. Artinya, jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinyalebih besar atau sama dengan nisab (85 gram emas), ia telah tekena kewajiban zakat sebesar 2,5%.
Contoh:
Seseorang memiliki harta kekayaan setelah satu tahun sebagai berikut:
1. Tabungan, deposito, obligasi Rp 100.000.000,-
2. Uang tunai (di luar kebutuhan pokok)Rp 5.000.000,-
3. Perhiasan emas (berbagai bentuk) 150 gram
4. Utang jatuh tempo Rp 5.000.000,-
Perhiasan emas yang digunakan sehari-hari atau sewaktu-waktu tidak wajib dizakati, kecuali melebihi jumlah maksimal perhiasan yang layak zakat. Jika seseorang layak memakai perhiasan maksimal 50 gram, maka yang wajib dizakati hanyalah perhiasan yang melampaui 50 gram, yaitu 100 gram.
Dengan demikian, jatuh tempo harta yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut:
1. Tabungan, deposito, obligasi, Rp 100.000.000,-
2. Uang tunai Rp 5.000.000,-
3. Emas (150 – 50 = 100 gram) @Rp 350.000 x 100 gram Rp 35.000.000,-
————————————————–
Jumlah Rp 140.000.000,-
4. Utang jatuh tempo Rp (5.000.000)
————————————————–
Saldo Rp 135.000.000,-
Besar zakat yang harus dikeluarkan:
2,5 % x Rp 135.000.000,- = Rp 3.375.000
Seseorang memiliki harta kekayaan setelah satu tahun sebagai berikut:
1. Tabungan, deposito, obligasi Rp 100.000.000,-
2. Uang tunai (di luar kebutuhan pokok)Rp 5.000.000,-
3. Perhiasan emas (berbagai bentuk) 150 gram
4. Utang jatuh tempo Rp 5.000.000,-
Perhiasan emas yang digunakan sehari-hari atau sewaktu-waktu tidak wajib dizakati, kecuali melebihi jumlah maksimal perhiasan yang layak zakat. Jika seseorang layak memakai perhiasan maksimal 50 gram, maka yang wajib dizakati hanyalah perhiasan yang melampaui 50 gram, yaitu 100 gram.
Dengan demikian, jatuh tempo harta yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut:
1. Tabungan, deposito, obligasi, Rp 100.000.000,-
2. Uang tunai Rp 5.000.000,-
3. Emas (150 – 50 = 100 gram) @Rp 350.000 x 100 gram Rp 35.000.000,-
————————————————–
Jumlah Rp 140.000.000,-
4. Utang jatuh tempo Rp (5.000.000)
————————————————–
Saldo Rp 135.000.000,-
Besar zakat yang harus dikeluarkan:
2,5 % x Rp 135.000.000,- = Rp 3.375.000
- See more at:
http://zakat.or.id/bab-iii-nisab-dan-kadar-zakat/#sthash.lhnEwMOC.dpuf
CONTOH SOAL TIK KELAS IX
PIlihlah jawaban yang paling tepat dari soal di bawah ini dengan
memberi tanda silang (x) pada lembar jawaban !!
1. Tiga syarat penting dalam membuat blog di bawah ini benar,
kecuali:
a. Punya email
b. Memasukkan nama blog
c. Memilih tempelate
d. Memasukkan foto
2. Internet pada awalnya disebut dengan:
a. Intranet
b. Network
c. Computer network
d. ARPAnet
3. Berikut ini merupakan kelebihan internet, kecuali:
a. Sumber informasi yang tidak terbatas
b. Dapat mengirimkan informasi dengan cepat
c. Sarana komunikasi yang murah
d. Biaya aksesnya mahal
4. Aplikasi internet yang digunakan untuk mengirimkan surat dalam
bentuk elektronik disebut:
a. Email
b. Ghoper
c. WWW
d. Telnet
5. Aplikasi internet yang memungkinkan pengambilan file dengan
cepat adalah:
a. WWW
b. Milis
c. Newsgroup
d. FTP
6. Sinyal Wifi masih dapat ditangkap dengan radius .. dari titik
akses
a. 100 m
b. 150m
c. 1 km
d. 5 km
7. Perangkat berikut terdapat pada sebuah hotspot Wifi, kecuali:
a. WiFicard
b. Access point
c. Access controller
d. Internet link
8. Berikut ini benar tentang GPRS, kecuali:
a. Akses data sampai pada kecepatan 115 kbps
b. Akses internet tanpa kabel
c. Tarif dibayar per bulan tanpa didasarkan besarnya penggunaan
d. Kita harus memiliki handphone untuk dapat mengakses internet
9. Jaringan yang dapat mencakup sebuah negara disebut..
a. LAN
b. MAN
c. WAN
d. Internet
10. Berikut ini merupakan manfaat dari jaringan komputer,
kecuali..
a. Dapat berbagi sumber daya
b. Dapat menggunakan data bersama-sama
c. Mempunyai keandalan yang lebih tinggi
d. Kita dapat mengakses data orang lain tanpa diketahui
11. Berikut ini yang merupakan kelebihan modem internal adalah..
a. Mudah dipasang
b. Harganya lebih murah
c. Kecepatan aksesnya lebih tinggi
d. Banyak merek pilihan
12. Berikut ini yang merupakan kelebihan modem eksternal adalah ..
a. Mudah dipasang
b. Harganya murah
c. Kecepatan aksesnya lebih tinggi
d. Mereknya terkenal
13. Port yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan modem
eksternal adalah:
a. COM1
b. COM3
c. USB
d. Dipasang di mainboard komputer
14. Perangkat lunak berikut digunakan sebagai browser adalah..
a. Windows XP
b. mIRC
c. Microsoft outlook
d. Internet explorer
15. Ciri-ciri ISP yang akan kita pilih di bawah ini, kecuali..
a. Memiliki backbone sendiri
b. Akses yang cepat
c. Memiliki proxy
d. Biaya langganan yang mahal
16. Fitur dari sebuah ISP yang berhubungan dengan keamanan data
adalah..
a. Memiliki backbone sendiri
b. Akses yang cepat
c. Memiliki proxy
d. Biaya langganan yang mahal
17. Berikut ini yang mempengaruhi kecepatan akses sebuah ISP,
kecuali.
a. Bandwitch yang lebar
b. Memiliki teknologi kompresi data
c. Memiliki server proxy
d. Memberikan layanan account email yang besar
18. Berikut ini yang kita masukkan opada saat mensetting koneksi
ke ISP, kecuali:
a. Nomor ISP address komputer kita
b. User name
c. Password
d. Nomor akses ISP
19. Pilihan yang harus kita buat untuk menambahkan shortcut
koneksi ke ISP di desktop adalah:
a. Add a shortcut to this connection to my desktop
b. Make this the default connection
c. Save this user name and password for the following users
d. Create a shortcut in desktop
20. Nama wizard yang digunakan untuk membuat koneksi ke sebuah ISP
adalah:
a. Add new hardware wizard
b. Found new hardware wizard
c. New connection wizard
d. Up date connection wizard
Ta'aruf
assalamualaikum...
hai semua,perkenalkan ,,kami dari murid kelas 9 dari smp terpadu Al-Urwatul wustha,,
doa'kan kami semua,,!!!,karna sebentar lagi kami akan menghadapi try out,,semoga kami semua diberikan kelancaran,, dan mendapatkan hasil yang memuas kan...
Amiin....
hai semua,perkenalkan ,,kami dari murid kelas 9 dari smp terpadu Al-Urwatul wustha,,
doa'kan kami semua,,!!!,karna sebentar lagi kami akan menghadapi try out,,semoga kami semua diberikan kelancaran,, dan mendapatkan hasil yang memuas kan...
Amiin....
Langganan:
Postingan (Atom)